8 Cara Membuat Pupuk Organik Dari Ikan

Pentingnya pupuk bagi tanaman seringkali di abaikan 8 Cara Membuat Pupuk Organik Dari Ikan

Pentingnya pupuk bagi tanaman seringkali di abaikan, kecuali mereka yang memang kerjanya dibidang tanaman atau yang peduli sekali akan pertumbuhannya. Bagi sebagian orang yang hanya suka mengisi waktu luang untuk menanam, maka pupuk bisa jadi nomor kesekian. Tetapi faktanya, tanaman yang sangat dan harus di pupuk adalah sebuah lading padi, jagung atau berlahan luas. Karena tanpa di pupuk tentu saja hasil kualitasnya memburuk dan petani merugi. Oleh sebab itu anda harus rajin memberikan jenis pupuk organik yang tepat.

Pupuk organic adalah pupuk yang tersusun dari material makhluk hidup misalnya adalah seperti pelapukan sisa-sisa tanaman dan atau hewan hingga manusia. Dilihat dari macamnya, pupuk organic bisa di bentuk menjadi dua cair dan padat yang berfungsi untuk memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologi tanah. Pupuk organic juga mengandung banyak bahan organic dibandingkan kadar hara. Sedangkan sumber bahan organic sendiri dapat berupa kompos, pupuk hijau, pupuk kendang. (Baca Juga: Manfaat Pupuk Urea Untuk Ikan Lele)

Anda bisa membuat pupuk sendiri dirumah, salah satu materialnya bisa menggunakan ikan. Cara membuat pupuk Organik dari Ikan harus anda simak agar mengerti betul tata pembuatan serta kelolanya. Demikian akan di sampaikan pada poin-poin berikut:

8 Cara Membuat Pupuk Organik Dari Ikan

1. Persediaan Ikan

Salah satu yang terpenting dalam pembuatan pupuk organic dari ikan tentu saja material dasarnya yakni ikan itu sendiri. Sebenarnya untuk membuat pupuk ini anda tidak perlu mencari jenis ikan bagus atau berkualitas, justru akan memangkas biaya mahal. Sebaiknya belilah jenis ikan biasa dan paling murah, apapun itu. Namun biasanya yang digunakan untuk membuat pupuk adalah ikan rucah, tetapi semua tergantung pada diri anda sendiri.

2. Persediaan Air

Setelah ikan masih banyak persiapan lainnya dalam cara pembuatan pupuk organik dari Ikan berikut, salah satu diantaranya yakni persediaan air. Untuk persediaan ini begitu penting dan di butuhkan sekali. Jika untuk ikan 5 kg maka di perlukan air 10 liter. (Baca Juga: Cara Ternak Sapi Sukses)

3. Persediaan Tomat Busuk

Sediakan pula tomat busuk sebagai campuran nantinya, tidak perlu yang segar dan masih bagus, tomat dalam keadaan seperti apapun masih bisa digunakan dengan baik dalam proses pembuatan pupuk berikut.

4. Persediaan Gula

Dibutuhkan gula dama proses ini, dan anda harus menyiapkannya. Adapun gula yang dibutuhkan adalah jenis gula jawa atau gula nira / aren dengan total tergentung dari jumlah ikan anda. Untuk 5 kg ikan di perlukan sebanyak 250 gram gula yang di cairkan. (Baca Juga: Cara Budidaya Cacing Sutra di Akuarium)

5. Persiapan Peralatan

Dalam membuat pupuk tentu saja anda memerlukan media atau alat-alatnya. Disini yang di butuhkan adalah:

  • Panci atau periuk kapasitas 20 liter
  • Jerigen dengan kapasitas 5 liter sebanyak 4 buah

6. Proses Pembuatan

Setelah semua bahan dan peralatan telah tersedia maka selanjutnya adalah mulai melakukan prosesnya dengan langkah berikut:

  • Ikan terlebih dahulu di cuci bersih dan di rebus sampai dengan mendidih, kemudian masukkanlah ikan dan biarkan sampai setengah matang. Angkat dan tiriskan terlebih dahulu sampai dingin, lalu ikan di press. Jangan lupa tamping airnya bersama air rebusan tadi.
  • Setelah ikan benar-benar dingin, saringlah dengan menggunakan kain halus dan tipis serta ukurlh pHnya. Pertama netralkan pH dengan cara memasukkan parutan tomat busuk yang telah di saring menjadi pH netral.
  • Masukkan sebanyak 250 gram gula ke dalam larutan tersebut, dan aduklah sampai gula mencair/ terlarut semuanya. Sediakan jerigen bersih dan pastikan tidak ada unsur kimia sebagai tempat larutan tersebut dan tutup rapat-rapat.
  • Simpanlah ke dalam kulkas dan pastikan suhunya berada di antara 16 – 18 derajat celcius atau diamkan pada tempat yang sejuk dan terhindar dari paparan sinar matahari. Fermentasikan selama 12 – 15 hari lamanya.
  • Jika proses telah di lakukan dengan benar maka aromanya akan tercium khas dan alami, tidak amis ataupun bau busuk.

7. Pengaplikasian

Setelah anda sukses membuat pupuk organic yang berbasis ikan maka tahapan berikutnya harus tahu tata cara pengaplikasian pupuk tersebut. Caranya yakni sebagai berikut:

  • Jika untuk tanaman: Gunakan atau ambil 2 – 4 cc POC larutan dalam 1 liter air siramkan atau semprotkan pada tanaman dan ulangi 7 – 10 hari sekali secara rutin.
  • Jika untuk ternak ruminansia: Gunakan 2 cc POC lautkan dalam 1 liter air lalu minumkan pada hewan ternak anda yakni Sapi, Kambing, Kerbau dan sejenisnya.
  • Jika untuk ikan di aquarium: Ambillah 5 – 10 cc POC di dalam 1 m3 air atau 1000 liter.

8. Penyimpanan

Pupuk yang telah di buat masih bisa di simpan, dan cara untuk menyimpannya juga harus di perhatikan. Tidak sembarang tempat anda bisa menaruhnya. Pastikan suhu pada tempat penyimpanan tidak terlalu lembab karena akan mudah menumbuhkan jamur. Sedangkan untuk suhu yang terlalu panas juga tidak bagus karena bisa merusak semua kandungan zat-zat yang mampu menyuburkan tanaman. (Baca Juga: Cara Menghilangkan Bau Pada Kandang Bebek)

Tanpa pandai-pandainya diri sendiri mengatur keuangan maka akan mudah boros. Demikian halnya pupuk, jika bisa membuat sendiri mengapa anda harus beli? Padahal jenis ikan apapun bisa di pakai. Demikianlah cara membuat Pupuk Organik dari Ikan, semoga bermanfaat.

0 Response to "8 Cara Membuat Pupuk Organik Dari Ikan"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel